Memaafkan Diri di Tengah Jalan
Sumber Gambar: AI Generated Tidak semua luka datang dari orang lain. Sebagian luka justru lahir dari harapan yang terlalu keras terhadap diri sendiri. Harapan untuk cepat pulih, cepat kuat, dan cepat sampai pada versi yang dianggap lebih baik. Ketika kenyataan tidak berjalan sesuai rencana, kekecewaan sering berubah menjadi kemarahan yang diarahkan ke dalam diri. Bukan kepada keadaan, tetapi kepada diri yang dianggap terlalu lambat, terlalu lemah, atau terlalu sering salah langkah. Di titik inilah, banyak orang tanpa sadar menjadi musuh bagi dirinya sendiri, padahal yang sedang dibutuhkan justru adalah pengertian. Saat Diri Sendiri Menjadi Sumber Tekanan Harapan yang Tidak Selalu Manusiawi Harapan untuk terus kuat dan tidak pernah goyah sering terasa mulia, tetapi juga bisa menjadi beban yang berat. Tidak ada ruang untuk lelah, tidak ada izin untuk ragu. Ketika standar yang dipasang terlalu tinggi, setiap keterlambatan terasa seperti kegagalan besar. Padahal, proses bertumbuh jarang be...