Menulis Meskipun Tidak Ada yang Membaca
"Ada tulisan yang tidak ramai dibaca, tetapi tetap layak ditulis. Sebab tidak semua yang berarti harus ramai diketahui." Ketika Tulisan Tidak Mendapat Banyak Pembaca Angka kadang membuat hati bertanya Sebuah tulisan selesai dibuat. Sudah dipikirkan judulnya. Sudah diperiksa berkali-kali. Sudah diberi gambar yang sesuai. Lalu dipublikasikan. Setelah beberapa waktu, jumlah pembaca ternyata sedikit. Barangkali hanya beberapa orang. Bahkan mungkin tidak ada yang meninggalkan komentar. Pada saat seperti itu, wajar jika muncul pertanyaan: Untuk apa tulisan ini dibuat? Pertanyaan itu semakin terasa ketika melihat tulisan orang lain mendapatkan ribuan pembaca, sementara tulisan sendiri berjalan dengan tenang tanpa banyak diketahui. Tulisan yang sepi bukan berarti tidak bernilai Jumlah pembaca memang dapat menjadi tanda bahwa sebuah tulisan ditemukan orang. Tetapi jumlah tersebut tidak selalu dapat menceritakan seluruh nilai sebuah tulisan. Ada tulisan yang dibaca banyak orang lalu se...